Praktikum 02 - Camera Path, Lighting, dan Material

1. Tujuan

Pada praktikum ini, belajar tentang elemen yang bisa ditambahkan pada sebuah animasi 3D yaitu Camera Path, Lighting, Material. Camera path diimplementasikan menggunakan spline. Lighting menggunakan Physical Sky dan Area Light.

2. Alat

Adobe Illustrator CS6
Maxon Cinema 4D R17
After Effects CS6

3. Bahan

hasil praktikum sebelumnya

4. Dasar Teori

  • Perbedaan antara Motion Guide pada Flash dengan Camera Path
Motion guide adalah salah satu fasilitas dari flash yang digunakan untuk membuat animasi motion tween bergerak sesuai jalur (guide) yang telah kita buat. Hasil animasi motion guide ini selain halus (karena motion tween) juga lebih teratur karena animasi bergerak sesuai jalur yang kita buat. Sedangkan pada camera path yang digunakan pada cinema4D yang bergerak merupakan arah penglihatan terhadap objek dari sisi depan kamera.


  • Perbedaan antara Physical Sky dan Area Light
Physical Sky adalah object tiruan untuk langit yang kita bisa setting sendiri. Sedangakn Area Light adalah cahaya yang melemparkan sinar cahaya directional dari dalam batas yang ditetapkan, baik persegi panjang atau lingkaran.
  • Jelaskan yang dimaksud material dan beri contoh penggunaannya
Material adalah memberi warna pada object yang telah kita buat sebelumnya. Contohnya, object yang kita buat adalah logo PENS, maka logo PENS tersebut agar berwarna sama dengan logo PENS sesungguhnya ialah dengan diberi material pada cinema 4D tersebut, dan RGB yang sesuai logo PENS sesungguhnya.


5. Tugas Praktikum

Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, tambahkan:
1. Pergerakan kamera menggunakan teknik camera path
2. Lighting sederhana dan mudah menggunakan Physical Sky dan Area Light

6. Petunjuk Praktikum

Berikut adalah beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk menyelesaikan tugas praktikum
1. Pergerakan camera menggunakan Camera Path, lebih spesifik lagi disebut dengan spline.
2. Menambahkan Lighting menggunakan Physical Sky
3. Menambahkan Lighting menggunakan Area Light
4. Menambahkan Material

7. Hasil Praktikum

Screen Record

Hasil Render

8. Kesimpulan

Kesulitan yang saya hadapi ialah pada step Camera Path yang logonya terpisah dari Camera Path nya. Solusi yang saya gunakan mengutek-utek kembali hasil kerja saya sampai pada step Camera Step ini sesuai dengan tutorial yang diberikan Pak Hasbi.
9. Referensi
http://warungflash.com/2009/01/motion-guide/
http://lantasmedia.blogspot.co.id/2016/11/cara-membuat-air-sederhana-menggunakan-cinema-4d.html
http://dewiyolandawati.blogspot.co.id/2014/04/memahami-jenis-cahaya-berbeda.html

Praktikum 01 – Logo 3D 360 (Turn Table Animation)

1. Tujuan

Perkenalan dengan dunia 3D melalui pembuatan animasi object berputar 360 derajat atau disebut juga turn table animation.

2. Alat

Adobe Illustrator CC
Maxon Cinema 4D R16
Adobe After Effects CS6

3. Bahan

Logo PENS

4. Dasar Teori

  • Perbedaan antara Animasi 2D dan 3D
Animasi

Merupakan suatu rangkaian gambar diam secara inbetthwin dengan jumlah banyakm bila kia proyeksikan akan terlihat seolah-olah hidup (bergerak), seperti yang pernah kita lihat di film – film kartun di televisi maupun dilajar lebar jadi animasi dapat disimpulkan menghidupkan benda diam di proyeksikan menjadi bergerak. 3 penggunaan animasi pada komputer telah dimulai dengan ditemukannya software komputer yang dapat dipergunkan untuk melakukan ilustrasi di komputerm membuat perubahan gambar satu ke gambar berikutnya sehingga terbenttuk suatu bentuk gerakan tertentu.

Jenis animasi yang banyak dikenal adalah animasi 2D dan 3D, perbedaan dari animasi 2D dan 3D adalah dapat dilihat dari sudut pandangnya. Animasi 2D menggunakan koordinar x dan y, sedangkan animasi 3D menggunakan koordinat x,y, dan z yang memungkinkan kita dapat melihat sudut pandang objek secara lebih nyata.

Animasi 2D
Animasi jenis ini juga biasa disebut dengan film kartun. Kartun sediri berasal dari kata Cartoon, yang artinta gambar yang lucu. Contohnya adalah : Lonney Tunes, Tom and Jerry, Doraemon, dan lain sebagainya.

Animasi 3D
Animasi 3d adalah pengembang dari animasi 2d. Dengan animasi 3d, karakter yang diperlihatkan semakin hidup dan nyata, mendekati wujud manusia aslinya. Contohnya Toy Story, Monster Inc, Finding Nemo, The Incredible, hingga Final Fantasy.disini kita bisa melihat perbedaan visual jika dibandingkan dengan animasi 2d. Kesemuanya itu biasa juga disebut dengan animasi 3d atau Computer Generated Imagery (CGI).

Sedangkan untuk model animasi 2D, animasi dibuat dengan menggunakan beberapa gambar yang memiliki layer terpisah yang berarti tanpa menggunakan rangka virtual. Kemudian anggota badan, mata, mulut dan sebagainya dari objek tersebut dibuat seolah – olah bergerak oleh animator dengan menggunakan ”key frame” secara terus menerus atau frame by frame. Proses tersebut disebut sebagai proses ‘tweening motion” atau “morphing”. Contoh aplikasi untuk melakukan hal tersebut adalah Macromedia Flash.
  • Pengertian Tracing
Tracing, berawal dari kata trace, yang bermaksud menelusuri atau penelusuran. Dalam grafis, tracing bermakna menggambar ulang dengan memakai acuan/patrun. Bila disederhanakan berarti menjiplak gambar, adapula yang mendefinisikan tracing sebagai proses perubahan format gambar dari bitmap menjadi vector biasa. Tracing ini bisa dilakukan dengan beberapa aplikasi. Misalnya, Adobe Illustrator, Macromedia Freehand, Corel Draw, Zara X ataupun software khusus tracing seperti Corel Trace dan bahkan Adobe Illustrator keluaran CS versi 1 ke atas sudah menanamkan tool live trace di programnya yang mampu mengkonvert gambar menjadi vector dalam hitungan detik. 

Dalam terminologi komputer grafis, vector adalah sekumpulan objek dalam garis atau bentuk tertentu yang dapat didefinisikan secara matematis, diisi warna, dan memiliki resolusi bebas. Karena itu, vector bisa diperbesar dalam ukuran berapa pun tanpa kehilangan resolusinya. Jenis vector data antara lain AI (Adobe Illustrator, FH (Macromedia Freehand), CDR (Corel Draw), WMF (Windows Meta File), EPS (Encapsulated PostScript), CGM (Computer Graphic Metafile), dan lain sebagainya.

Berbicara tracing, bukan pada tempatnya bila kita membahas tracing dalam konotasi sempit sebagai plagiat atau menjiplak mentah-mentah.Tak patut juga kita membahas apakah tracing termasuk dalam seni murni atau seni terpakai.

Tracing adalah teknik penggambaran cepat, baik secara manual atau digital. Tracing adalah jawaban untuk tuntutan proses produksi yang berpacu dengan waktu.

Tanpa tracing, barangkali tak akan ada printing tekstil, screen printing, atau air brush style sekalipun.
Proses pecah warna pada printing tekstil butuh tracing, menggambar motif pada kain batik butuh kemampuan tracing, sampai untuk masking airbrush sekalipun dibutuhkan kemampuan tracing.



Dari keterangan singkat ini bisa kita simpulkan, pengertian tracing tidaklah sesempit arti menjiplak seperti yang kita bayangkan.
  • Perbedaan membuat animasi 2D di Flash dengan Cinema 4D
Software Animasi 3 Dimensi - Software animasi 3D mempunyai fasilitas dan kemampuan yang canggih untuk membuat animasi 3 dimensi. Fasilitas dan kemampuan tersebut antara lain, membuat obyek 3D, pengaturan gerak kamera, pemberian efek, import video dan suara, serta masih banyak lagi. Beberapa software animasi 3D mempunyai kemampuan khusus, misalnya untuk animasi figure(manusia), animasi landscape (pemandangan), animasi title (judul), dll. Karena kemampuannya yang canggih, dalam penggunaannya diperlukan pengetahuan yang cukup tinggi dan terkadang rumit.

Contoh dari Software Animasi 3D ini antara lain:

3D Studio Max
Maya
Poser (figure animation)
Bryce (landscape animation)
Vue (landscape animation)
Cinema 4D
Blender (gratis)
Daz3D (gratis)

5. Tugas Praktikum

Buatlah animasi 360 dari logo favorit kalian

6. Petunjuk Praktikum

Berikut adalah beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk menyelesaikan tugas praktikum
1. Tracing Logo menggunakan Illustrator
2. Membuat logo 3D menggunakan Cinema 4D dari file Illustrator
3. Membuat animasi 360 derajat

4. Merender animasi ke dalam file movie (MP4)

7. Hasil Praktikum

Screen Record

Hasil Render

8. Kesimpulan

Yang diperoleh dari praktikum pertama ini yaitu mengetahui dasar penggunaan Cinema 4D dengan belajar memutar logo sebanyak 360 derajat.

9. Referensi








Animasi 2D : Praktikum 12 Walk Cycle

Assalamualaikum. Wr. Wb
Pada postingan saya kali ini, saya akan membahas tentang Walk Cycle dengan mengikuti tutorial yang ada di youtube di akun Multimedia Production.

Video Tutorial:

Berikut ini hasil walk cycle:
Video Render


Screen Capture

Seperti itu hasil dari After Effects yang telah saya kerjakan. Semoga bermanfaat dan membantu kalian ya...

Animasi 2D : Praktikum 12 Walk Cycle

Assalamualaikum. Wr. Wb
Pada postingan saya kali ini, saya akan membahas tentang Walk Cycle dengan mengikuti tutorial yang ada di youtube di akun Multimedia Production.

Video Tutorial:

Berikut ini hasil walk cycle:
Video Render


Screen Capture

Seperti itu hasil dari After Effects yang telah saya kerjakan. Semoga bermanfaat dan membantu kalian ya...

Animasi 2D : Praktikum 11 Puppet Tool

Assalamualaikum. Wr. Wb
Pada postingan saya kali ini, saya akan membahas tentang Puppet Tool dengan mengikuti tutorial yang ada di youtube di akun Mobox Mograph Tuts. 

Dalam pembuatannya dengan meng-klik:
- Layer >> solid
- Membuat Teks
- Klik Puppet Pin Tool dan beri tanda terserah ingin dimana pada huruf tersebut
- Pada layer huruf tersebut klik kanan dan pilih Create Shape from Text
- Pindah-pindah keyframe posisinya saja
- Puppet Pin Tool yang telah ditandai tadi diubah sesuka kita
- Terakhir, dipindah lagi keyframe posisinya

Video Tutorial:

Berikut ini hasil dari Puppet Tool:
Video Render(mengikuti tutorial)

Screen Capture

Video Render(Inisial nama saya)

Screen Capture

Seperti itu hasil dari After Effects yang telah saya kerjakan. Semoga bermanfaat dan membantu kalian ya...

Animasi 2D : 25 Transition Effect (Kelompok 1)

Nama kelompok
Siti Imaroh N. V.         4103151006
Natasha Savira            4103151020
Yuvita Agustiar           4103151025
Bilqis Firdausiyah L.  4103151028

Pada Mata Kuliah teori minggu ke 10 animasi 2D ini kami di beri tugas untuk menggabungkan dan mencari 25 contoh video- video transisi yang menarik, dan menggabungkannya menjadi satu video.
Berikut ini sumber- sumber referensi yang kami dapatkan:
  1. Raunak Chhabra - https://www.youtube.com/watch?v=r0FNYdFpga8
  2.  CR7Mak - https://www.youtube.com/watch?v=Meg3V_Vwhjo
  3.  jorge hallu  - https://www.youtube.com/watch?v=5B1TZyKaNPU
  4. CreartDesignChannel - https://www.youtube.com/watch?v=M1fzonsfA80
  5. After School - https://www.youtube.com/watch?v=4PXK6ftRcDQ

Dari sumber- sumber referensi tersebut, kami pilih 25 video terbaik, dan kami menggabungkannya menjadi satu.

Berikut hasil gabungan dari video- video tersebut:


Animasi 2D : Praktikum 10 Transition Effect (Kelompok 1)

Kelompok 1:
Siti Imaroh Nurfirdha V         4103151006
Natasha Savira                        4103151020
Yuvita Agustiar N                  4103151025
Bilqis Firdausiyah L                4103151028

1.       1.      Diskusi
Dari hasil research kami tentang video tutorial transition effect, berikut adalah beberapa pilihan video yang kami dapatkan:
  • Radial Transition effect (Dope Motion)
  •  Linear wipe Transition (Ervin Golugovich)
  • Sliding Intro (PremiumBeat.com)
  • Custom Transition (Dope Motion) 
2.  Video yang terpilih adalah: Custom Transition (Dope Motion)
Jenis transition effect tersebut merupakan transisi video yang berupa square horizontal dan vertikal

3. 1.      Eksekusi [Custom Transition (Dope Motion)]
*      *        Mengikuti video tutorial dari
            After Effect – Custom Transition | Totorial by Dope Motion
*       * Video yang diedit di ambil dari :
 - Video Klip Afgan

Langkah- langkah
  1. Buka After effect - New Composition (Duration : 2 menit)
  2. Import 2 video yang berbeda, buatlah compotition lagi dengan memberi nama yg berbeda, misal: Kuma.
  3. New – solid, beri nama misal: White Solid 3, 
    pada solid settings pilih (color : white – klik make Comp Size)
  4. Tambahkan layer Solid lagi dengan nama Balck Solid (height: 300, color: Black)
  5. Atur Position pada layer Black Solid 
    (Position awal: 960.0, 174.0,  Position di 01.00f: 960.0, 1268.0)
  6. Tambahkan layer Solid lagi dengan nama Black Solid 6. 
    Atur Position: (position pada 14f: 960.0, -118.0  pada 11f: 960.0, 1223.0, sampai layer solid yg hitam ini ke bawah)
  7. Add New solid lagi, White Solid 4. 
    Atur Position lagi ()
  8. Add New Solid lagi, Black Solid 7. Height nya diubah menjadi 150 px. 
    Atur Rotation menjadi 90 derajat. 
    Atur Position (position dari 20f: 960.0, 540.0 pada pertengahan 5f dan 
    10 f: -97.0, 540.0 dan di stopwatch, lalu dipindah lagi ke pertengahan 
    antara 10f dan 15f: 2044.0, 540.0
  9. Layer Black Solid 7 di copy paste, lalu keyframe di 
    geser ke kanan sedikit sampai di antara 00:00f  
    dengan 05f
  10. Composition kuma di drag ke keyframe video 1, lalu 
    keyframe video 3 agak di geser ke kanan
  11. Klik Toggle Switches
  12. Layer video 2 Track Name nya yang kotak “None” 
    diubah menjadi Luma Interved Matte “kuma”
  13. Coba di preview keyframe nya, apabila sudah sesuai 
    dengan yang di tutorial, kemudian di render
bBerikut hasil video kami:
Video Render

Screen Capture




Diberdayakan oleh Blogger.

Author Info

Text Widget

Sample Text

Slider Style Setting

Instagram

Mengenai Saya

Foto saya
Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Hi my name Natasha Savira, you can call me Tasha

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Search This Blog

Pinterest Gallery

featured Slider

Pages

Blogroll

Download

Follow us on Google+

Blogger news

Unordered List

Popular Posts